Buat bahagai itu kadang tidak murah. Tanpa mungkin kita sadari, kebahagiaan kita mungkin justru air mata orang lain.
Dari kita kecil, mungkin saat kita dapat boneka / mainan yang kita mau, ada anak lain yang melihat dari kejauhan, yang juga ingin mainan itu. Terus dia pulang, meminta pada orang tuanya tanpa dia sadar kalau mereka sedang kesulitan uang. Menangis dan terus menangis, hatinya sedih merasa dunia tidak adil, karena dia ngga bisa punya mainan itu.
Ketika kita kuliah, masuk diperguruan tinggi bergengsi, berteman dengan orang2 populer. Pasti berasa jadi orang penting bgt. Mungkin banyak orang yang ngga seberuntung kita untuk kuliah. Harus kerja bantu orang tua.
Saat kita mulain jatuh cinta, dan mendapatkan orang yang kita cinta.. seperti dunia udah punya kita. Mungkin ada orang yang menangis luka, kehilangan harapannya mencinta dan dicintai oleh diri kita atau pasangan kita. Atau mungkin hilang harapan hidup karena harus kehilangan orang yang dicintainya, karena dia memilih untuk bersama kita.
Yah masih banyak lagi sih contohnya. Gue juga sering ngerasa sedih berlipat kalo ada orang2 yang bahagia diatas kesedihan gue. Tapi pastinya gue juga pernah jadi orang begitu. Sadar atau ga sadar. Ya mungkin pelajarannya, kita boleh berbahagia, tapi lihat juga sekitar kita kali ya. Kebahagian diatas penderitaan orang lain ngga akan bertahan lama.
. Dan mungkin saja orang yang menderita untuk kebahagiaan kita mungkin nantinya malah dibalas dengan limpahan berkah yang tak terbatas…. Hehehe.. Amiin aja dech..

Ada yang patah hati..tapi ngeliatnya kamu pacaran. Ah jadi seperti anak kecil yang ngiri liat temannya dapet maenan baru.
Awas kalo balesnya ngeledek…..
Exactly.. hehehe.. *walaupun merasa sangat bersalah* … Huhuhu..masih mending … aku dulu lagi patah hati2nya malah ngeliat mantan aku pacaran… hayoooooo nyesekan mana??? hehehe
klo ag mlah liat pacar q SELINGKUH 5 shabat q ndiri