Pake jeans ke Resepsi pernikahan…. Boleh gaaaa??

3 12 2008

Kami2 lagi pada diskusi tentang boleh atau ngga pake celana jeans untuk menghadiri pernikahan (resepsi di gedung lebih tepatnya biar ada background)

So, gue termasuk yang bilang

 NO!!

Nyokap gue ngajarin gue sebagai CEWE (inget ya ini karena gue cewe!), gue harus berpakaian pada tempatnya, sesuai dengan acara namun tetap sesuai dengan kepribadian. Gue termasuk orang yang mengkategorikan baju2 gue sesuai dengan bagaimana atau kemana memakainya. Baju kantor ya buat baju kantor, baju rumah buat baju rumah, bajur pesta buat pesta dan seterusnya. Hampir semua (walau tidak menutup kemungkinan), baju2 ini tidak overlap, misalnya make baju kantor ke mall pas weekend hampir ga pernah terjadi.. Atau, make kebaya ke kantor apalagi.. Baju gue ngga banyak (apalagi sekarang lemari buat bedua.. Huhuhu), tapi Insya Allah cukup (baby, jgn ketawa… aku khan udah lama ngga beli bajuuuuuuu!!! Yang online shopping itu ga diitung!).

Naaaah alasan gue, apapun yang kita kenakan itu juga sedikit banyaknya menceritakan tentang karakter kita. Temen2 kantor gue tau baju (bahkan tas dan sepatu) gimana yang ‘rima banget’ dan bagaimana yang ngga. Misalnya, buat kekantor gue ngga suka pake baju yang warna warni dan model yang susah2. Gue selalu bekerja dilingkungan ’serius’ , dimana ‘image’ -prekdutcuih- itu penting. Tiap hari gue harus berhadapan dengan orang2 yang berdasi, kemeja pake cufflink, jas, atau suits, heels tinggi dan office dress. Bukan berarti kantor gue ngga berwarna warni.. Tapi, gue lebih terlihat ‘fierce’ kalo kata Tyra Bank kalo pake baju gelap dan never fail to look too young to be noticed setiap gue pake warna warni… Jadi baju kantor gue paling Item, Abu2, coklat, krem, putih, biru tua, merah tua atau combinasinya… boring but I have an objective behind that. Modelnya juga sangat offic-y.. Hehehe. Makanya bakal lucu aja kalo gue pake bukan buat kerja.. Baru deh buat weekend atau jalan2 gue pake warna warni, jeans, celana pendek, dll itu…

Sekarang kalo ke pesta…Gue emang riweh bin rimel kalo menghadiri pesta (kawinan included). Yang pertama mungkin pada dasarnya cewe mau terlihat rapi dan decent, apalagi kalo bring a partner. Seneeeeng banget kalo mau pergi ke pesta, put so much effort dan cowo atau suami bilang kita cantik banget malam itu… huhuhuhuhu….. Kedua, gue pengen menghargai si yang punya pesta. Dimana dia udah mempersiapkan pesta seistimewa mungkin buat para tamunya, buat kenangan dia dan pasti dandan secantik dan seganteng mungkin buat pestanya. So I want to celebrate and honor that dengan memakai baju ‘pesta’ sesuai pestanya. Misalnya kebaya, gaun yang pantas dan ngga melanggar UU pornografi atau tipikal baju pesta lainnya. Untuk hal2 tertentu gue malah ngga keberatan untuk go with a dresscode (warna, model atau apa)… biar lebih seru pestanya :)

Ok that’s me… balik ke masalah jeans. One of our dearest friend is wondering apa salahnya kalau dia pake celana jeans ke kawinan. Toh dia rapi, pake kemeja dimasukin, sebisa mungkin pake sneakers item dan pake jas yang ini semua sesuai dengan kepribadian dia. My so called two cents ya tentang menghormati yang ngundang kaya diatas. Well for me, jeans (celana jeans) bukan buat ke kawinan. Jeans konotasinya selalu casual, or at least not formal. Ada acara2 yang tanpa ditulis diundangan pun kita tau itu acara formal, misalnya… Interview kerjaan, pergi ke istana buat ketemu president (huhuhu ektrim bodo!), Prom and D&D (kecuali ada theme tertentu) dan Resepsi pernikahan. Bahkan celana jeans dilarang untuk masuk ke tempat2 tertentu (Jonas brother pernah dilarang masuk White House dan salah satu band Indo pernah dilarang masuk Istana Merdeka gara2 pake jeans).

Argument temen gue dia pake jeans bukan karena ngga menghormati, justru kebalikannya. Bagi dia, menghormati seseorang adalah tampil apa adanya didepan orang itu, jadi diri dia sendiri, ga fake, ga pura2. Semakin dia nyaman dengan seseorang, semakin cuek dia dengan apa yang dia pakai, karena dia yakin orang itu bisa menilai dia lebih dari apa yang dia pakai dan ngga perlu fake didepan teman2 dia sendiri.

Bener bgt!! Gue setuju kalau just be yourself itu penting. Tapi, dalam sebuat pesta pernikahan itu bukan hanya teman2 yang tahu pribadi dia yang datang. Ada keluarga, orang tua, relasi kerja sebagainya. And sometimes ini juga paying respect to other important people of the host kali yaa…

I tried to google the appropriateness of wearing jeans to a wedding and I like what I read here yang mungkin bisa jadi referensi etiket berbusana kawinan.. huhuhuh:

1. What you wear to a wedding is not about you. Dressing up in (sometimes) uncomfortable clothes, or even spending a little money to look nice is a way you pay a compliment to the occassion. You are saying, “yes, this is an important occassion, and I am going to go out of my way (a little) to let the bride and groom and other attendees know that I recognize its specialness.

If you were attending a wedding on a ranch and were asked to dress in jeans, then dressing in jeans would be your way of complying with the occassion and honoring the couple. If you are invited to a wedding in a traditional service, then honor the couple by attiring yourself appropriately.

2. Would it be OK to wear jeans to a wedding ? Not really; only do so if the bride and groom specifically say you can. It’s safer, and more polite to your hosts, to wear something appropriate to the mood of the day. Stick to the dress code: if it says ‘casual’ on the invite, dress casual, but remember that ‘casual’ in this context usually means not formal but a bit smarter than normal. And don’t forget the golden rule of party going: it’s much better to be a bit more stylish than everyone else than to turn up looking like a poor relation. Casualwear, in this context, means comfortable – but not complacent.

3. (This is yang agak ekstrim) No one should wear jeans to a wedding. The fancy factor at weddings varies greatly. It ranges from sequin bedecked silk chiffon frocks and stiletto heels, to more casual ruffled jersey gowns and ballet flats. Even the more casual is far dressier than jeans. Weddings are celebrations that people don’t get invited to every day. Jeans are a form of every day dress. Whoever wears jeans to a wedding tells those around him that going to a wedding is as uneventful as brushing teeth. It’s disrespectful and in poor taste

 

But then again….

Saat ada temen gue yang datang ke kawinan gue dengan make jeans,… I did not care at all!! Gue lebih menghargai dan berterima kasih sama kedatangan dan kehadirannya untuk bersama2 ikut senang buat hari bahagia gue…. Gue tidak merasa di tidak dihormati dll… Yes, it’s because I know him apa adanya…..

So ya ….mungkin ga ada paksaan untuk ga pake jeans ke sebuat kondangan resmi… Ujung2nya juga (mungkin) ga ada yang peduli .. Kecuali ada fashion police yang bakal cemberut kalo ngeliat ada yang saltum.. Huhuhu


Actions

Information

Leave a comment